Berbagi Tips Berkendara Aman Saat Hujan

Berbagi Tips Berkendara Aman Saat Hujan

News

11 Mar 2022

Berdasarkan laporan dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), hingga saat ini sebanyak 95,61% wilayah Indonesia telah memasuki musim penghujan. BMKG juga menyebutkan, berdasarkan zona musim (ZOM), musim hujan terjadi di Pulau Sumatera, sebagian besar Pulau Jawa, Bali, sebagian besar NTB, NTT, Pulau Kalimantan, sebagian besar Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, sebagian besar Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara bagian selatan dan barat, Maluku Utara, Maluku, Papua dan Papua Barat bagian utara.

Melihat data yang dilaporkan oleh BMKG, kini hampir seluruh wilayah Indonesia sudah mulai memasuki musim hujan. Hal ini tentunya patut diwaspadai, terutama oleh para pengendara baik mobil maupun motor yang mau tidak mau harus siap siaga mengemudi di jalanan becek dan berair. Kewaspadaan pun perlu ditingkatkan sebab jalanan yang licin akibat hujan juga berpotensi mengakibatkan kecelakaan. Menurut data Korlantas Polri, dari keseluruhan faktor alam, hujan menyebabkan 65% kecelakaan lalu lintas di Indonesia, dan setidaknya dua kecelakaan terjadi setiap harinya akibat hujan.

Berbeda dengan musim kemarau, berkendara saat hujan membutuhkan fokus dan konsentrasi ekstra. Selain kondisi jalanan yang lebih licin, adanya ancaman lain seperti jalan berlubang juga dapat mengganggu dan membahayakan pengendara. Belum lagi situasi lalu lintas yang padat serta pandangan pengendara yang terhalang dan terbatas menjadi tantangan tersendiri yang perlu diantisipasi. Jika pengendara abai dan lalai, maka dapat memicu kecelakaan bagi diri sendiri maupun pengguna jalan yang berada di sekitar. Oleh sebab itu, tidak hanya dibutuhkan kewaspadaan yang tinggi, namun juga kondisi kendaraan terbaik.

Untuk dapat berkendara dengan aman saat hujan dan Anda pun bisa selamat sampai tujuan, berikut adalah tips-tips yang dapat Anda lakukan:

  1. Menjaga jarak aman

Menjaga jarak aman dalam berkendara saat hujan sangatlah penting, sebab air hujan dapat mengurangi visibilitas pengemudi. Dengan menjaga jarak aman, maka Anda akan memiliki ruang lebih banyak saat menghentikan laju kendaraan untuk menghindari tabrakan dengan kendaraan lain. Anda pun harus lebih berhati-hati dalam berkendara di malam hari saat hujan lebat dan suasana gelap. Jagalah jarak kendaraan di atas jarak normal dan biarkan mobil di depan Anda menjauh dengan jarak sekitar 6 detik dari mobil Anda atau hingga di luar jarak pandang Anda. Kurangilah kecepatan jika Anda berkendara saat hujan. Hal ini dapat mengurangi risiko ban kendaraan tergelincir (slip) akibat jalan yang licin karena air hujan yang bercampur dengan oli. Mengemudi kendaraan dengan kecepatan lebih rendah akan memastikan semua ban menempel ke jalan dan membuat daya cengkram ban menjadi lebih kuat. Berkendaralah dengan pelan serta hati-hati dan hindari rem mendadak.

  1. Memastikan pandangan tidak terhalang

Salah satu hal yang perlu Anda perhatikan ketika berkendara di saat hujan adalah memastikan pandangan Anda tidak terhalang. Bersihkan kaca mobil di bagian depan dan bagian belakang dari berbagai kotoran yang menempel. Gunakanlah wiper yang layak agar dapat melihat dengan lebih jelas. Jangan lupa juga untuk membersihkan kaca film di bagian dalam, sebab kaca film seringkali tersentuh tangan sehingga menjadi berminyak.

  1. Memeriksa kondisi ban

Sebelum Anda memulai perjalanan, pastikanlah untuk selalu memeriksa tekanan udara pada ban apakah sudah sesuai dengan standar dan anjuran dari pabrikan atau belum. Biasanya, acuan tekanan terdapat di pilar pintu pengemudi. Agar dapat melaju dengan nyaman, periksa juga apakah alur serta ketebalan ban luar masih bagus atau tidak. Hal ini bertujuan untuk menghindari mobil tidak stabil saat dikemudikan sehingga dapat membuat kendaraan tergelincir. Periksalah setidaknya seminggu sekali apakah mobil dalam keadaan normal terutama tekanan udaranya. Jika ban sudah tipis, sebaiknya segera diganti. Jangan ambil risiko berkendara menggunakan ban yang sudah tipis sebab dapat mengakibatkan grip berkurang dan pembuangan air menjadi minim. Kondisi tersebut dapat menyebabkan terjadinya aquaplaning atau ban tidak menapak saat melalui jalan basah. Ban yang gundul juga dapat mengurangi daya cengkram.

  1. Menghindari berkendara di tepi jalan

Pada musim hujan, jalanan biasanya mudah keropos dan rusak, terutama bagian pinggir jalan yang strukturnya lebih rendah dibandingkan bagian tengah jalan. Oleh sebab itu, hindarilah berkendara di sisi tepi jalan. Mengambil jalan terlalu pinggir saat melintasi jalanan dalam kondisi basah pun berpotensi membuat kendaraan Anda selip atau terperosok keluar jalan, apalagi jika marka pembatas jalan tidak terlalu jelas terlihat.

  1. Memastikan semua lampu kendaraan berfungsi dengan baik

Saat hujan, lampu mobil berfungsi sebagai media untuk mendeteksi objek yang ada di depan kendaraan, sekaligus memperjelas pandangan pengendara. Oleh sebab itu, sebelum berangkat pastikan semua lampu dapat berfungsi dengan baik, mulai dari lampu besar (head lamp) jarak dekat dan jauh, lampu sign (tanda) hingga lampu darurat. Semua lampu tersebut tentunya memiliki fungsi masing-masing saat hujan. Jangan lupa untuk menyalakan lampu saat hujan deras agar tetap dapat melihat jalan dengan jelas. Lampu-lampu tersebut juga menjadi tanda keberadaan kita bagi kendaraan lain, sehingga kendaraan lain bisa melihat kita. Gunakan juga lampu hazard jika kendaraan Anda terpaksa berhenti darurat di pinggir jalan.

Nah itulah beberapa tips yang dapat Anda lakukan agar dapat berkendara dengan aman saat hujan. Dengan mengikuti tips tersebut tentunya Anda tidak hanya menyelamatkan diri Anda, namun juga menyelamatkan pengguna jalan lainnya. Jangan lupa juga untuk senantiasa memeriksa kondisi kendaraan Anda agar dapat memastikan seluruh mesin dan komponen mobil dapat berfungsi dengan baik ya.

Yuk rawat mobilmu secara teratur! Tidak hanya performa kendaraan yang dapat terjaga, namun keselamatan juga menjadi hal yang utama. Mobil anda mengalami kerusakan? Ingin melakukan service berkala? Cukup hubungi Customer Care Honda Arta Cikupa di nomor telepon 021-2202-8899 atau whatsapp kami untuk informasi lebih lanjut terkait produk Honda dan berbagai layanan terbaik dari kami lainnya:

 

Honda Arta Cikupa

Jl. Raya Serang Km 14.5

Desa Dukuh, Cikupa

Kabupaten Tangerang

Telp (021) 22028899

Booking 0813-9850-6874 (WA Only)

Emergency 0811-8899-052

www.honda-arta.com

 

Berkendara tanpa rasa khawatir dengan perlindungan 24 jam bersama Honda Arta Cikupa

Sumber:

Berita & Event Lainnya

Honda tidak hanya dikenal sebagai salah satu produsen otomotif terbesar di dunia, namun juga perusahaan yang selalu berinovasi dalam menciptakan teknologi-teknologi unggulan yang dapat membawa dunia menjadi lebih baik. Nah…
Meski PT Honda Prospect Motor (HPM) telah menghentikan produksi Honda Jazz di Indonesia pada 2021 lalu, namun nyatanya mobil hatchback ini masih tetap diminati. Para penggemar setia Honda Jazz ini…
Baru saja debut, All New Honda HR-V 2022 pun langsung diserbu oleh para penggemarnya yang sudah tak sabar menantikan kehadiran salah satu mobil unggulan Honda ini. Kehadiran Honda HR-V terbaru…