Apa Sih Fungsi Spooring dan Balancing Pada Mobil?

Apa Sih Fungsi Spooring dan Balancing Pada Mobil?

News

21 Nov 2021

Mengecek kondisi kendaraan sebelum melakukan perjalanan jauh merupakan hal yang wajib dilakukan agar dapat selamat sampai tujuan. Tidak hanya mesin, pengecekan pun sebaiknya dilakukan secara menyeluruh pada setiap bagian kendaraan, salah satunya adalah ban. Ban mobil menjadi salah satu faktor utama dalam keselamatan berkendara yang harus selalu diperhatikan, apalagi jika Anda akan melalui jalan dengan kondisi yang tidak bagus.

 

Kondisi jalan yang rusak dapat merubah presisi ban pada kendaraan. Pada kondisi inilah diperlukan adanya pengecekan terhadap kondisi ban, baik ban itu sendiri maupun dalam sistem koordinasinya dengan mobil. Sebab, hal tersebut merupakan salah satu faktor yang sangat berpengaruh terhadap kondisi steering atau kemudi. Oleh karena itu, diperlukan pemeriksaan secara rutin melalui spooring dan balancing agar kemudi dapat bekerja dengan baik.

 

Istilah spooring dan balancing tentunya sudah sering terdengar. Dalam perawatan mobil, pemeliharaan spooring dan balancing perlu dilakukan dengan rutin untuk tetap menjaga keamanan dan kenyamanan berkendara. Sistem kemudi memiliki fungsi sebagai pengatur arah kendaraan sehingga kondisi kemudi mempengaruhi pengemudi dalam mengontrol mobil. Sedangkan kenyamanan kemudi atau steering tergantung pada kondisi pengaturan roda-roda melalui proses spooring dan balancing mobil.

 

Lalu sebenarnya apa sih fungsi spooring dan balancing pada mobil? Jika dijelaskan secara singkat, fungsi spooring pada mobil sebenarnya untuk meluruskan roda antara bagian depan dengan bagian belakang, sedangkan fungsi balancing adalah untuk memastikan apakah ban sudah seimbang pada titik pusat rodanya atau belum. Dalam tahapan spooring dan balancing, proses spooring dilakukan terlebih dahulu sebelum dilanjutkan dengan proses balancing.

 

Secara definisi, spooring merupakan proses untuk menyeimbangkan atau menyelaraskan roda-roda mobil yang berlawanan. Contohnya roda depan kanan dan roda depan kiri, serta roda belakang kanan dan roda belakang kiri. Keseluruhan roda tersebut haruslah bekerja secara selaras dan seimbang dan berada dalam kondisi yang stabil terutama ketika mobil melaju pada kecepatan tinggi.

 

Proses spooring sendiri meliputi camber, caster, toe angle (toe-in atau toe-out) dan turning radius. Setelah melalui seluruh proses spooring maka kestabilan kendaraan akan lebih terjaga dan kemudi pun menjadi lebih ringan. Tidak hanya itu, proses spooring juga dapat menghasilkan gaya putar kembali setelah belok, mencegah kendaraan belok sendiri setelah kemudi dilepas, serta mengurangi keausan pada komponen-komponen ball-joint dan roda.

 

Sedangkan balancing secara definisi adalah penyeimbangan kombinasi berat ban dengan velg agar putaran roda lurus. Saat roda (ban beserta velg) berputar pada permukaan jalan, mereka akan menyalurkan gaya dan torsi pada sumbu roda. Dengan melakukan balancing, beban tiap velg dan ban dapat dipastikan akan terdistribusi dengan baik dan merata pada seluruh lingkar ban dan velg tersebut. Maka demikian ban akan menggelinding dengan sempurna, merata, lebih awet, dan berkendara pun menjadi lebih nyaman.

 

Pada intinya, perawatan spooring dan balancing bertujuan untuk membuat keausan ban mobil merata sehingga pengendalian dan kenyamanan mobil dapat tetap terjaga, efek limbung dapat terhindar, dan keamanan berkendara pun dapat senantiasa terjamin. Selain tidak nyaman dikendarai, masalah ketidakstabilan pada mobil juga dapat membahayakan keselamatan, terutama saat melaju pada kecepatan yang cukup tinggi yang berpotensi pada kecelakaan.

 

Pemeliharaan spooring dan balancing juga sangat perlu dilakukan terutama pada sebuah kendaraan yang telah lama tidak dipakai, sebab keselarasan dan keseimbangan roda harus diperbaiki terutama keausan komponen kaki-kaki mobil yang bisa menyebabkan terjadinya penyimpangan pada sudut kelurusan roda. Oleh sebab itu, wajib hukumnya untuk melakukan spooring dan balancing secara berkala agar kestabilan mobil tetap terjaga. Jangka waktu pemeliharaan dari spooring dan balancing sendiri ialah kira-kira setiap 15.000 km atau 4 (empat) bulan sekali.

 

Nah bagi Anda para pengguna setia Honda, pastikan untuk selalu melakukan pemeriksaan dan pemeliharaan spooring dan balancing secara berkala di dealer resmi Honda yang sudah terpercaya ya. Ingin melakukan pemeliharaan spooring dan balancing pada mobil Anda? Yuk ke Honda Arta Cikupa sebagai dealer showroom dan bengkel resmi Honda di Indonesia yang sudah terpercaya dalam melindungi mobil Anda. Untuk informasi lebih lanjut terkait produk Honda dan berbagai layanan terbaik dari kami lainnya:

Honda Arta Cikupa

Jl. Raya Serang Km 14.5

Desa Dukuh, Cikupa

Kabupaten Tangerang

Telp (021) 22028899

Booking 0813-9850-6874 (WA Only)

Emergency 0811-8899-052

www.honda-arta.com

 

Sumber:

Berita & Event Lainnya

Diskon PPnBM 2022 Resmi Diperpanjang

News

4 September 2022
Diskon PPnBM 2022 Resmi Diperpanjang   Pemerintah resmi memperpanjang diskon PPnBM mobil baru di tahun 2022. Melalui Kementerian Keuangan melanjutkan perpanjangan diskon PPnBM (Pajak Penjualan Barang Mewah) untuk mobil baru…
Masih Jadi Andalan, Harga Jual Honda Brio Masih Tinggi Pada tanggal 17 Agustus 2022, Honda Brio resmi berumur 10 tahun. Perayaannya yang dilakukan oleh PT Honda Prospect Motor dan sejumlah…
Teknologi Hybrid dari Honda, Transisi Menuju Elektrifikasi di Indonesia   Pada ajang GIIAS 2022 Honda mengumumkan visi elektrifikasinya. Pengumuman yang ditandai dengan rencana untuk memperkenalkan dua model e:HEV di Indonesia…